03 Maret 2010

Terindikasi Calon KPAID Mura Banyak Titipan

MUSI RAWAS-Setelah sekian tertunda, akhirnya kemarin, (2/3) anggota DPRD Musi Rawas (Mura) mengadakan seleksi calon anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID)Mura. saat seleksi tersebut, sedikitnya ada 14 calon anggota KPAID yang menyampaikan pemaparan dihadapan anggota DPRD Mura.

Kendati anggota DPRD Mura melakukan seleksi sefrofesional mungkin, tapi berhembus isu bahwa calon anggota KPAID tersebut terindikasi banyak titipan dari pihak-pihak yang berkepentingan. Kuat dugaan dengan indikasi tersebut sudah bisa ditebak siapa-siapa calon yang akan lolos menjadi anggota KPAID Mura.

Ketua Komisi I DPRD Mura, Alamsyah A Manan, ketika dikonfirmasi Musirawas Ekspres, mengatakan jumlah calon KPAID yang menyampaikan pemaparannya sebanyak 13 orang. Dari jumlah tersebut 7 diantaranya sekitar pukul 12.00 WIB telah menyampaikan pemaparannya. Sedangkan sisanya dilanjutkan. “ Kita akan selesaikan penyeleksian calon anggota KPAID Mura, hari ini (Kemarin),”paparnya.

Dari jumlah yang mengikuti seleksi calon KPAID tersebut akan diseleksi lagi menjadi 8 orang calon. Ke-8 nama-nama calon tersebut akan disampaikan ke Bupati Mura. untuk selanjutnya akan diseleksi lagi menjadi 7 orang calon anggota KPAID.

Tentunya rekomendasi ke Bupati tersebut dilakukan setelah tim menggelar rapat untuk menentukan siapa-siapa yang akan direkomendasi ke Bupati. “ Tim akan melaksanakan rapat usai calon anggota KPAID menyampaikan pemaparannya,”jelas Alamsyah.

Bagaimana dengan Hj Ratnawati Ibnu Amin mengapa tidak ikut, Alamsyah mengatakan Hj Ratnawati Ibnu Amin jelas tidak ikut karena bertentangan dengan Keputusan Presiden (Kepres). “ Seharusnya 14 calon, tapi karena Hj Ratnawati Ibnu Amin tidak ikut, karena bertentangan dengan Kepres, saat ini tinggal 13 orang lagi,”tegasnya.

Menyinggung masalah ada isu titipan, Alamsyah mengatakan belum ada. Artinya tim seleksi akan professional untuk menyeleksi calon anggota KPAID Mura. “ Tidak ada istilah titipan, paling tidak satu minggu lagi akan diketahui hasilnya,”janjinya.

Masalah ini, sebelum ditentukan siapa-siapa yang dianggap pantas dan bekerja dengan maksimal, tim akan melakukan koordinasi dengan KPAID pusat atau pihak-pihak yang berkompeten dalam masalah KPAID ini.

Artinya sampai saat ini belum ada gambaran siapa-siapa yang bakal lolos. Diakuinya memang ada saat pemaparan tadi calon-calon yang dianggap kurang bagus. Tapi kita tidak akan menyimpang jauh dari koridor aturan yang sudah ditetapkan. “ Yang jelas kita meminta keseriusan dan professional mereka saat melakukan pemaparan,”ungkapnya.

Ada kesan terlambat? Alamsyah mengatakan bukan terlambat karena masalah KPAID ini baru disampaikan Januari 2010. belum lagi anggota dewan banyak agenda yang harus dibahas. Sehingga seleksi calon anggota KPAID ini baru dilaksanakan. (ME-07)

0 komentar:

Top Reader

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More