MUSI RAWAS-Tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mulai memasuki masa-masa penting. Direncanakan lusa (Rabu, 3/3) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mura akan membuka pendaftaran untuk bakal calon (Balon) Bupati-Wakil Bupati. Makanya akan mulai tergambar jelas berapa pasangan Balonbup-Wabup dan siapa saja yang akan bertarung memperebutkan Mura 1 dan 2 periode 2010-2015.
Ketua KPU Mura, Efriansyah melalui Devisi Tehnis, Nopriansyah, ketika dihubungi Musirawas Ekspres Minggu (28/2) melalui ponselnya menyampaikan informasi tersebut
“Rabu (33/3) mendatang pembukaan pendaftaran balon Bupati-Wakil Bupati dimulai,” ungkap Nopriansyah.
Sesuai jadwal kata Nopriansyah, Rabu (3/3) hingga (11/3) Balon Bupati-Wakil Bupati bisa mengambil formulir pendaftaran. Untuk pengambilan formulir ini bisa diwakilkan dengan tim sukses (Timses) masing-masing. Namun saat pengembalian formulir pendaftaran sesuai dengan ketentuan tidak bisa diwakilkan kepada siapapun, harus dikembalikan sendiri oleh Balon Bupati-Wakil Bupati.
“Pengembalian formulir pendaftaran ditunggu paling lambat Kamis (11/3) pukul 24.00 WIB tanpa pengecualian,” tegasnya. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan KPU No 7 tahun 2010 tentang pencalonan, bahwa formulir pendaftaran harus dikembalikan oleh balon bupati-wakil bupati sendiri.
“Apabila tidak mengembalikan sendiri akan didiskualifikasi,” tegasnya.
Kalaupun balon tidak bisa hadir, mungkin karena sakit, harus dibuktikan dengan surat dari pihak berwenang.
“Kalau sakit harus ada surat keterangan resmi dari rumah sakit. Sakitnya apa, berat atau tidak,” tegasnya.
“Ingat bukan surat keterangan dokter bahwa yang bersangkutan tidak hadir karena sakit, tapi surat resmi dari rumah sakit menegaskan bahwa yang bersangkutan sakit dengan alasan-alasan mendetail mengenai penyakit yang diderita,” terangnya.
Kemudian untuk balon yang dianggap lolos verifikasi, Jumat (12/3) harus mengikuti tes kesehatan di RS Moch Hoesin Palembang.
“Harus tes kesehatan di RS Moch Hoesain Palembang,” katanya.
Diakuinya seyogyanya tes kesehatan untuk Balon Bupati-Wakil Bupati akan dilaksanakan di RS dr Sobirin Mura. Tapi rencana itu berubah, karena berdasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) di KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) disepakati bahwa tes kesehatan balon bupati-wakil bupati dilaksanakan di RS Moch Hoesin Palembang.(ME-07)
01 Maret 2010
Lusa, KPU Buka Pendaftaran Balonbup-Wabup
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
KELAKAR
Kepsek Empat sekawan kembali berkelakar. Kali ini mereka berkelakar di tempat yang berbeda dengan tema kepala sekolah. “Lop, nga la tau lum, ade gossip seru ni,” Mang Ujang buka suaro. “Gosip apo dio kau Jang,” jawab Kulop. “Yo, kini ko dak untuk jadi kepala sekolah sulit nian,” tanyo Kuyung. “Bagus la mak itu, jangan cak selamo ini kalau besak setoran itu yang akan jabat sebagai kepala sekolah,” ujar Wak Yenk. “Emangnyo sulit mano Lop,” Tanya Mang Ujang. “ Yo, para calon kepala sekolah tu harus mengikuti ujian tigo tahap,” terang Kulop lagi. “Tapi nak makmano be pasti ado be deal-deal,” jawab Mang Ujang. “Tapi sulit La Jang, kan dari ujian tahap pertamo kito la tahu yang pintar dan yang wajar jadi kepala sekolah,” terang Wak Yenk. “Jelas adolah, bukti e, aku dapat isu setelah mengikuti tes wawancara mereka akn diamanati oleh pengamat pendidikan, nah kalau dak tek deal-deal dak mungkin lah, ado pulo diamat-amat, cak kebun bae,” jawab Kuyung. “Demlah ah, nguruskan wong bae,” ujar Wak Yenk. (Lia)

0 komentar:
Poskan Komentar