09 Desember 2009

Kualitas Air Tiga Sungai Di Linggau “ Tercemar”

LUBUKLINGGAU-Kualitas air tiga sungai diwilayah Kota Lubuklinggau yakni Sungai Kelingi, Malus, Seteki diduga “tercemar”. Untuk mengetahui sejauhmana kualitas air ditiga sungai tersebut tim dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sekarang sedang menguji sample air tadi di laboratorium Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi Sumsel.

Menurut Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Lubuklinggau, Selasa (8/12) kepada Musirawas Ekspres, hasil uji lab tersebut tidak lama lagi akan dikirim ke KLH Kota Lubuklinggau. Perlu diketahui uji lab itu dilakukan untuk satu tahun satu kali.

Pengujian itu untuk mengetahui standar kualitas air. Kalau kualitas air tersebut dibawah Bakumutu dibawah standar maka kualitas air tersebut baik. Sebaliknya kalau berdasarkan uji lab air tersebut diatas bakumutu maka kualitas air tadi tercemar.

Misalnya sesuai dengan standar bakumutu colinya angka lima, sementara uji lab airnya dibawahnya. Itu artinya kualitas air tadi sangat baik. “ Hasil akhir nanti yang akan menunjukan bakumutu air ditiga sungai tersebut,”jelasnya.

Kalau standarnya dibawah angka 5 dan kualitasnya kelas satu berarti layak untuk dikonsumsi. Untuk menentukan apakah air itu kelas satu harus dilihat dari COD dan Bod-nya. “ Pengujian dilakukan untuk satu tahun satu kali. Seperti uji lab untuk tahun 2009 akan disampaikan Desember 2009,”jelasnya.

Apakah sungainya tercemar atau tidak? Erwin mengatakan kalau secara nasional 70 persen sungai di Indonesia sudah tercemar. “ Ini berdasarkan hasil uji lab tahun 2006-2007 lalu,”ungkapnya.

Karena sungai banyak yang tercemar kebijakan pemerintah, daerah aliran sungai diperhatikan dengan ditanami pohon dan dibuat jamban.

Kendati demikian sungai yang tercemar tadi kalau curah hujannya tinggi atau debet airnya banyak bisa mempengaruhi pencemaran sungai tersebut. Sebaliknya pada saat kemarau tingkat pencemarannya cukup tinggi.

Sekedar diketahui yang diuji bukan air saja, tapi kualitas udara juga diuji. Dikatakannya untuk uji kualitas udara ada beberapa tempat yang diambil sebagai sample, yakni di depan Polres, simpang RCA, Persimpangan Hotel Ridan dan depan rumah dinas bupati Mura. (ME-07)

0 komentar:

Top Reader

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More