07 Januari 2010

Nyaris Tewas dengan 8 Luka Tusuk


MUARA LAKITAN-Suparno alias Parno (50) warga perantauan asal Jawa, yang menetap di Kampung V Desa Darma Sakti Kecamatan Tuah Negeri, nyaris tewas dirampok. Pelaku perampokan bertindak sadis, hingga menikam korban delapan kali.

Rincinya korban mengalami dua luka tusuk di dada, dan enam luka tusuk di punggung. Peristiwa itu terjadi di Jalan Pipa Trans HTI Kecamatan Muara Lakitan Rabu (6/1) pagi. Selain luka, korban harus kehilangan sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol BG 4073 G dan uang tunai Rp 350 ribu.

Kerabat korban, Hartoyo kepada Musirawas Ekspres di IGD RS dr Sobirin menjelaskan, saat kejadian korban mengendarai sepeda motor dari rumahnya dengan tujuan Kabupaten Muara Enim. Sengaja melalui jalur BTS Ulu-Muara Lakitan agar cepat sampai tujuan.

Namun sekitar pukul 12.00 WIB, tiba-tiba korban diantarkan seorang kenalan ke Darma Sakti.

”Menurut cerita, adik saya ditemukan disemak-semak dalam kondisi terluka parah,” cerita Hartoyo sambil menjelaskan kenalannya asal HTI, namun bekerja di Jayaloka.

Korban yang terluka parah, selanjutnya dibawa ke puskesmas setempat untuk menjalani perawatan. Karena lukanya parah, makanya korban dirujuk ke RS dr Sobirin. Sekitar pukul 14.00 WIB korban tiba di RS dr Sobirin, selanjutnya menjalani rawat inap di ruangan Kenanga.

Mengenai kronologis kejadian, Hartoyo mengaku belum mengetahui secara persis, masalahnya sang adik belum bisa diajak bicara.
“Cerita jelasnya saya tidak tahu. Tapi dia memang hendak ke Muara Enim,” katanya sambil menjelaskan istri dan lima orang anak Suparno, menetap di Jawa.

Terpisah Kapolres Musi Rawas, AKBP Herry Nixon’s melalui Kasat Reskrim, AKP Maruly Perdede ketika dikonfirmasi Musirawas Ekspres, membenarkan adanya perampokan tersebut.

“Berdasarkan hasil penyelidikan pelakunya diduga dua orang,” jelas Kasat.
Ditambahkannya, korban diperkirakan dihadang oleh kedua pelaku. Kemudian diminta menyerangan sepeda motor dan harta benda, hanya saja korban melawan makanya langsung diserang kedua pelaku.

“Imbasnya ditubuh korban ada delapan luka tusuk,” jelasnya.
Mengenai pelaku perampokan tersebut, Kasat menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap keduanya.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tertangkap,” pungkasnya. (ME-01/CW-02)

0 komentar:

Top Reader

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More