24 Juni 2010

Bos Pertamina Diganti, Antrian Sepi

MUSI RAWAS-Antrian panjang BBM jenis premium (bensin) di seluruh SPBU di Linggau dan Mura kemarin (23/6) mulai berkurang. Dan ada yang menarik dari fenomena tersebut yakni antrian berkurang saat tampuk pimpinan Pertamina Depot Lubuklinggau berganti. Tepatnya, kemarin diinformasikan H Ayub Pribadi sudah serah terima jabatan Operatian Head (OH) PT Pertamina (Persero) Depot Lubuklinggau kepada Wahid Maulana.

"Saya mendapatkan informasi, Pak Ayub Pribadi kepala Depot Pertamina diganti dan pindah ke Aceh, katanya diganti Wahid Maulana," ujar Koordinator SUU, Herman Sawiran yang getol memperhatikan masalah antrian BBM. Terkait hal itu Herman enggan mengaitkannya dengan masalah pelik antrian bensin di SPBU yang belakangan menjadi berita paling hangat di Linggau dan Mura.

“Terlepas dari ada hubungannya dengan polemic antrian bensin di SPBU, yang pasti banyak harapan disandangkan ke pundak Bos Depot Pertamina Linggau yang baru,” tegas Herman. Yang paling utama yakni menurutnya pimpinan yang baru untuk mneruskan pekerjaan yang sudah dilakukan bos lama dan pastinya menyelesaikan gejolak antrian panjang pembelian bensin di SPBU.

“Mudah-mudahan bos baru berani mengeluarkan kebijakan keras dan terarah kepada SPBU untuk mengendalikan penjualan BBM di SPBU sehingga tidak menimbulkan gejolak,” tegasnya. Intinya Kepal Pertamina yang barus diingatkan Herman untuk lebih pro aktif turun ke lapangan memantau situasi tidak hanya duduk manis di kantor.

Herman juga mengungkapkan mengenai gejolak ini sebenarnya bisa cepat tertangani jika pemerintah dan Pertamina bertindak tegas.

“Misalnya Kepala Pertamina dan Walikota tidak hanya sekedar mengeluarkan instruksi namun turun langsung mengeluarkan kebijakan dan menerapkan sanksi. Diantaranya Sidak terhadap pengecer yang semena-mena menetapkan harga jual,” katanya.

Selain itu kepada SPBU diminta untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya terjadi. Maksudnya manajemen SPBU menjelaskan kepada publik apa kendala yang dihadapi sehingga terjadi antrian panjang di SPBU. Bukan malah ikut bermain mengkondisikan semuanya sehingga makin banyak oknum yang khusus antri untuk emmasok pengecer dan membuka peluang menjamurnya pengecer bensin yang semena-mena menetapkan harga jual. (ME-06/ME-02)

0 komentar:

Top Reader

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More