EDISI CETAK

Dapatkan informasi terkini di koran harian Musirawas Ekspres (Mureks), media terbesar dan tersebar di setiap pelosok Musi Rawas. Untuk berlangganan dan Pemasangan Iklan, hubungi (0733) 452552.

BALIHO MURATARA

Baliho selamat datang di Muratara yang terpasang di Desa Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya. Muratara diharapkan terbentuk pada sidang paripurna DPR RI Mei hingga Juni 2013

BELUM MAU TERIMA POLISI

Aksi demo yang diwarnai bentrok masyarakat Muratara dengan pihak kepolisian pada Senin (29/4) malam membuat warga sempat beberapa hari pasca bentrok tidak mau menerima kehadiran polisi

ANCAM TUNTUT PEMERINTAH

Ketua Presidium Muratara Muhammad Ibrahim menegaskan, pihaknya akan menuntut pemerintah jika Muratara tidak dimekarkan menjadi Daerah Otonom Baru (DOB). Hal ini ditegaskannya kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Yani,(10/5).

Musirawas Ekspres Berikan Bantuan Korban Kerusuhan Muratara

Direktur PT Musirawas Media, Solihin didampingi Camat Muara Rupit, Firdaus dan GM Musirawas Ekspres, Panca Riatno serta Pimred Musirawas Ekspres, Endang Kusmadi menyerahkan bantuan ke keluarga Alm Rinto Arianto.


Tampilkan postingan dengan label Organisasi Pemuda Sempat Mati Suri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi Pemuda Sempat Mati Suri. Tampilkan semua postingan

28 Oktober 2008

Organisasi Pemuda Sempat Mati Suri

LUBUKLINGGAU-Organisasi kepemudaan di Kota Lubuklinggau menurut Wakil Walikota Lubuklinggau, Drs SN Prana Putra Sohe MM, sempat mati suri. Oleh karena itulah dengan momen peringatan Sumpah Pemuda 28 Pktober 2008, ia berharap pemuda agar kembali semangat dan kembali aktif di organisasi kepemudaan. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota kepada wartawan di gedung Badan Diklat Kota Lubuklinggau, Senin (27/10). 

“Pemuda kita ini sudah penuh dengan semangat. Tapi semangat itu harus diaktulisasikan, untuk mengaktulisasikannya ada satu kendala yakni dana. Berkaitan dengan pendanaan itu artinya kemandirian pemuda sangat dituntut,” jelas SN Prana Putra Sohe yang bisa dipanggil Nanan.

Selanjutnya Wawako kembali menjelaskan, organisasi pemuda sempat mati suri, karena kebablasan di era reformasi. “Banyak wadah kepemudaan yang sudah pudar, dan hilang sedemikian rupa. Makanya kita ingin semangat pemuda itu kembali ke dalam wadahnya masing-masing,” jelasnya.

Wadah organisasi tersebut, diharapkan bisa menjadi tempat pemuda untuk bisa bernaung untuk meaktulisasikan diri. “Ada IMM, Pemuda Ansror dan lain-lain agar bakit kembali. Artinya jangan hanya tinggal nama saja. Karena kebablasan saat reformasi, dimana beberap organisasi disangka menjadi underbonde dari salah satu parpol atau pemerintah,” jelasnya.

Kemudian ditambahkannya, organisasi sangat penting untuk mengakomodir potensi dari pemuda. Seperti agama mengakomodir di bidang keagamaan dan sebagainya. “Sebenarnya organisasi pemuda di Lubuklinggau cukupa aktif, bahkan lebih baik dari derah lain, namun diharapkan lebih aktif lagi,” tandasnya

Terakhir Nanan juga berharap, dengan aktifnya pemuda di organisansi, maka bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, sehingga bisa menjauhkan diri dari narkoba. “Mereka aktif di organisasi kepemudaan masih termasuk aman dari narkoba. Kalau di luar organisasi agak berat,” tambahnya, yang mengaku sumpah pemuda berarti, memberikan semangat hidup untuk bangkit demi pembangunan daerah, dan pemuda bukan hanya sebagai penerus bangsa namun juga sebagai pelurus bangsa. (ME-03)

Top Reader

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More