11 Agustus 2010

Khusyuk, Tarawih Perdana di Masjid Tertua

LUBUKLINGGAU- Khusyuk, sangat terasa pada pelaksanaan salat tarawih berjemaah perdana di Masjid Al- Huda tadi malam (10/8). Ratusan jemaah memadati setiap sudut masjid tertua di Kota Sebiduk Semare di Kelurahan Lubuklinggau Ulu Kecamatan Lubuklinggau barat II.

Jumlah rekaat salat tarawih di Masjid Al-Huda sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni 11 rakaat. Selama bulan Ramadan akan dilakukan pula khataman Al-Quran, dimana setiap malam satu juz. KH Nawawi HZ selaku imam Masjid Al Huda memimpin salat tarawih perdana tadi malam.

Pantauan Musirawas Ekspres, tak tampak seorang pun pejabat ataupun petinggi Pemkot Lubuklinggau. “Mereka rata-rata sudah mempunyai jadwal salat tarawih masing-masing. Yang jelas saya tidak melihat pejabat-pejabat Pemkot Lubuklinggau yang ikut salat tarawih malam ini,” ungkap salah satu pengurus Masjid Al Huda yang menolak menyebutkan namanya.

Sementara itu di tempat lain yakni Mushola Nurul Ihklas yang berada di tengah-tengah pemukiman warga keturunan Tionghoa di Jl Riau Kelurahan Taba Koji pun ternyata juga tampak dipadati umat Muslim melaksanakan ibadah sholat tarawih perdana tadi malam.

Demikian juga di masjid Al-Ihklas di Jalan Waringin Lintas Kelurahan Puncak Kemuning Kecamatan Lubuklinggau Utara II juga tak kalah ramai jemaah. Berdasarkan penuturan salah satu jemaah masjid Nur kepada Musirawas Ekspres jumlah 11 rakaat yang dilaksanakan pada tarawih perdana tadi malam berlangsung khusuk. Bukan hanya para orang tua tetapi anak-anak pun turut meramaikan tarawih perdana tadi malam.
Pemerintah Putuskan Hari Ini Awal Ramadan

Pemerintah resmi menetapkan hari pertama puasa Ramadan 1431 Hijriyah jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010. Hal itu berdasarkan hasil sidang itsbat tentang hasil pengamatan hilal di beberapa titik di tanah air.

“Pengamatan hilal sudah dilakukan di sepuluh kota, di Biak, Makassar, NTB, NTT, Gresik, Tenggarong, Bandung, Riau, Lhok Nga Aceh, Riau, Yogyakarta, dan Bandung,” kata Menag Suryadharma Ali, di Kemenag, Jl Lapangan Banteng Barat No.3-4, Jakarta Pusat, Selasa (10/8) malam.

Ketua Badan Hisab Rukyat, Rohadi Abdul Fatah, mengumumkan rekomendasi dari sejumlah organisasi Islam tentang penetapan 1 Ramadhan 1431 H. Hampir seluruh ormas Islam sepakat 1 Ramadhan itu jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010.

“Mencermati pendapat semua ormas Islam dan Badan Hisab dan Rukyat, maka kami berkesimpulan 11 Agustus 2010 adalah hari pertama puasa Ramadhan 1431 Hijriyah,” kata Suryadharma.

Hasil keputusan sidang istbat itu juga sejalan dengan keputusan PP Muhammadiyah, yang jauh-jauh hari sudah mengumumkan bahwa hari pertama Ramadan jatuh pada Rabu, 11 Agustus 2010.(ME-06/jp)

0 komentar:

KELAKAR

KELAKAR
Kepsek Empat sekawan kembali berkelakar. Kali ini mereka berkelakar di tempat yang berbeda dengan tema kepala sekolah. “Lop, nga la tau lum, ade gossip seru ni,” Mang Ujang buka suaro. “Gosip apo dio kau Jang,” jawab Kulop. “Yo, kini ko dak untuk jadi kepala sekolah sulit nian,” tanyo Kuyung. “Bagus la mak itu, jangan cak selamo ini kalau besak setoran itu yang akan jabat sebagai kepala sekolah,” ujar Wak Yenk. “Emangnyo sulit mano Lop,” Tanya Mang Ujang. “ Yo, para calon kepala sekolah tu harus mengikuti ujian tigo tahap,” terang Kulop lagi. “Tapi nak makmano be pasti ado be deal-deal,” jawab Mang Ujang. “Tapi sulit La Jang, kan dari ujian tahap pertamo kito la tahu yang pintar dan yang wajar jadi kepala sekolah,” terang Wak Yenk. “Jelas adolah, bukti e, aku dapat isu setelah mengikuti tes wawancara mereka akn diamanati oleh pengamat pendidikan, nah kalau dak tek deal-deal dak mungkin lah, ado pulo diamat-amat, cak kebun bae,” jawab Kuyung. “Demlah ah, nguruskan wong bae,” ujar Wak Yenk. (Lia)